Gorontalo – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo memastikan seluruh bantuan yang diberikan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah tersebut terjamin aman dan layak dikonsumsi masyarakat. Penegasan ini disampaikan setelah adanya kekhawatiran publik mengenai kualitas produk bantuan yang disalurkan dalam berbagai program pemberdayaan UMKM.
Komitmen Jaga Kualitas Produk UMKM
“Kami ingin masyarakat penerima bantuan merasa tenang dan yakin bahwa produk UMKM yang mereka konsumsi sudah lolos uji dan aman,” ujar salah satu pejabat Pemprov Gorontalo.
Proses Pengawasan yang Ketat
Untuk menjamin kualitas, Pemprov Gorontalo bekerja sama dengan sejumlah instansi, termasuk Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Dinas Kesehatan. Produk UMKM yang masuk dalam program bantuan dipantau sejak tahap produksi, pengemasan, hingga distribusi.
Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan pendampingan kepada para pelaku UMKM agar mereka memahami standar produksi pangan yang higienis, penggunaan bahan baku berkualitas, hingga teknik pengemasan modern.

Baca juga: Wagub Ajak Jemaat Imanuel Jaga Persatuan Demi Gorontalo Unggul
Dorongan bagi UMKM Lokal
Program bantuan ini tidak hanya bertujuan memberikan dukungan konsumsi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk memperluas pasar produk UMKM lokal.
“Ini adalah langkah nyata untuk mendorong UMKM agar terus berkembang.
Harapan Pemprov untuk UMKM Berdaya Saing
Pemprov Gorontalo menegaskan komitmennya dalam mendukung UMKM sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah.
“Bantuan UMKM bukan hanya soal jumlah produk yang disalurkan, tetapi juga tentang bagaimana kualitasnya benar-benar bisa memberikan manfaat. Itu yang selalu kami tekankan,” tambah pejabat Pemprov.





