, ,

DPRD dukung fasilitas penggilingan padi jadi sumber pendapatan desa

oleh -459 Dilihat

Gorontalo — Komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian ekonomi desa kembali mendapat dukungan dari kalangan legislatif. Kali ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo menyatakan dukungan penuh terhadap program pengembangan fasilitas penggilingan padi di desa-desa yang dinilai berpotensi menjadi sumber pendapatan asli desa (PADes).

Dukungan tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja dan dialog bersama para petani, perangkat desa, serta pelaku usaha mikro di beberapa kecamatan yang selama ini mengandalkan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi lokal.

Penggilingan Padi sebagai Penggerak Ekonomi Desa

Anggota DPRD Gorontalo, dalam keterangannya, menekankan bahwa penggilingan padi bukan hanya soal proses produksi, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat ekonomi desa secara menyeluruh.

“Kalau selama ini petani hanya menjual gabah, nilai tambahnya kecil. Tapi kalau desa punya penggilingan sendiri, maka hasil panen bisa diolah jadi beras dan dijual langsung. Ini akan menambah pendapatan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar salah satu anggota komisi bidang ekonomi dan pertanian.

Ia juga menambahkan bahwa dengan sistem pengelolaan yang baik, fasilitas penggilingan padi bisa dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sehingga keuntungannya bisa digunakan untuk membiayai program pembangunan lokal, seperti infrastruktur, pendidikan, dan layanan sosial.

Solusi untuk Menekan Ketergantungan Petani

Dengan adanya mesin penggilingan dan sistem distribusi lokal, petani bisa menentukan harga secara lebih adil dan kompetitif.

“Kita ingin desa mandiri. Jangan hanya jadi penghasil bahan mentah, tapi juga bisa mengolah dan menjual produk jadi. Itu kunci kemandirian,” tegas anggota DPRD lainnya.

penggilingan
penggilingan

Baca juga: Pemprov Gorontalo dukung program Lapas Perempuan bagi warga binaan

Perlu Dukungan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten

Meski demikian, DPRD juga mengakui bahwa banyak desa masih kesulitan dari sisi permodalan dan teknis pengelolaan fasilitas penggilingan padi. Oleh karena itu, mereka mendorong sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan lembaga keuangan untuk memberikan dukungan dalam bentuk hibah, pelatihan manajemen, hingga bantuan alat modern.

“Kami berharap ada perhatian serius dari OPD terkait, agar setiap desa yang potensial bisa mendapatkan fasilitas ini. Tidak hanya pengadaan mesin, tapi juga pendampingan agar usaha penggilingan padi ini benar-benar berjalan dan memberi manfaat nyata.”

Respons Positif dari Masyarakat Desa

Sejumlah kepala desa menyambut baik wacana ini dan berharap segera ada tindak lanjut di lapangan.

“Kalau desa punya penggilingan, kita bisa jual beras dengan merek desa sendiri. Ini juga bisa membuka lapangan kerja baru bagi warga,” ujar Kepala Desa di Kecamatan Tibawa.

Penutup

Dukungan DPRD Gorontalo terhadap program penggilngan padi di desa menandai langkah penting dalam memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.