Gorontalo – Dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Provinsi Gorontalo kembali mendapat perhatian besar. Pasangan tokoh Gorontalo, Gusnar-Ismail dan Idah Syahidah, menyalurkan bantuan usaha kepada ribuan pelaku UMKM di berbagai wilayah. Bantuan ini diharapkan mampu memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat, khususnya di tengah tantangan pasca-pandemi dan fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Dorong Ekonomi Kerakyatan
Dalam sambutannya, Gusnar menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Menurutnya, dukungan kepada pelaku usaha kecil tidak boleh berhenti pada sebatas wacana, melainkan harus diwujudkan melalui langkah konkret seperti bantuan modal, pelatihan, hingga fasilitasi pemasaran.
“UMKM adalah penggerak ekonomi yang nyata di tengah masyarakat. Dengan bantuan ini, kami berharap usaha kecil semakin kuat, berdaya saing, dan mampu membuka lapangan kerja baru,” ujar Gusnar.
Bantuan dalam Bentuk Modal dan Sarana Produksi
Bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa modal usaha tunai, tetapi juga dalam bentuk peralatan produksi seperti mesin penggiling, alat jahit, etalase, hingga peralatan kuliner. Dengan begitu, penerima tidak hanya mendapatkan tambahan modal, tetapi juga peningkatan kapasitas produksi.
Idah Syahidah menambahkan, pemberian bantuan ini sudah melalui proses pendataan dan verifikasi agar tepat sasaran. “Kami ingin memastikan bantuan yang diberikan benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan dan mampu menggunakannya untuk mengembangkan usaha,” jelas Idah.

Baca juga: Pemprov Gorontalo salurkan bantuan UMKM di pesisir Utara
Pelaku UMKM Sambut Gembira
Ribuan pelaku usaha yang hadir menyambut program ini dengan penuh antusias. Salah satu penerima bantuan, Rahma (38), pedagang kue tradisional asal Kabupaten Gorontalo, mengaku sangat terbantu dengan bantuan modal yang ia terima.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Dengan tambahan modal, saya bisa memperbesar produksi kue dan memenuhi permintaan pelanggan yang semakin meningkat,” ungkapnya.
Upaya Lanjutan: Pelatihan dan Akses Pasar
Selain bantuan modal, Gusnar-Idah juga menyiapkan program lanjutan berupa pendampingan usaha dan pelatihan manajemen keuangan. Tujuannya agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dengan strategi bisnis yang lebih profesional.
Mereka juga mendorong terbentuknya jejaring pemasaran digital sehingga produk-produk UMKM Gorontalo bisa menembus pasar yang lebih luas, termasuk e-commerce nasional dan internasional.
Harapan untuk Kemandirian Ekonomi Daerah
Program bantuan usaha ini diharapkan mampu menjadi pemicu tumbuhnya ekonomi kerakyatan yang lebih mandiri di Gorontalo. Dengan dukungan berkelanjutan, ribuan UMKM tidak hanya menjadi penopang perekonomian rumah tangga, tetapi juga kontributor nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Bantuan ini hanyalah langkah awal. Kami berharap ke depan UMKM Gorontalo bisa lebih maju, mandiri, dan mampu bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional,” pungkas Gusnar.





