, ,

Gorontalo Karnaval Karawo 2025 Resmi DibukaTiga Hari Penuh Festival dan Kreativitas

oleh -409 Dilihat

Ruang Gorontalo– Perhelatan budaya terbesar di Bumi Serambi Madinah kembali hadir. Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) 2025 resmi dibuka di Grand Palace Convention Center, Kota Gorontalo. Acara yang memasuki tahun ke-14 ini tak hanya menjadi ruang ekspresi budaya, tetapi juga ajang strategis dalam mendorong kemajuan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Selama tiga hari penuh, mulai 27 hingga 29 September 2025, masyarakat akan dimanjakan dengan beragam festival, pameran, hingga pertunjukan seni yang mengangkat keunikan Karawo—kain sulam khas Gorontalo yang sudah menjadi warisan budaya Nusantara.

Hadirkan Ragam Festival Kreatif

Gelaran GKK 2025 dirancang dengan konsep meriah dan inklusif. Selain pameran produk unggulan daerah, pengunjung juga akan menikmati festival musik kreatif, pameran kuliner Nusantara, Gorontalo Bercerita, hingga Indonesia Berkarawo, sebuah pagelaran akbar yang menampilkan parade busana Karawo dari berbagai daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD).

Puncaknya, karnaval spektakuler dengan defile busana Karawo akan menambah semarak suasana. Ratusan peserta yang berasal dari komunitas, pelaku seni, UMKM, hingga kontingen dari berbagai wilayah akan memamerkan karya-karya Karawo dengan sentuhan modern, tanpa meninggalkan nilai tradisionalnya.

Sebagai salah satu agenda resmi Kharisma Event Nusantara (KEN), pembukaan GKK 2025 dihadiri langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya serta Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa. Hadir pula jajaran pejabat daerah, termasuk Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, serta Ketua TP PKK Nani Ismail Mokodongan.

“Semakin banyak event, semakin bergairah wisatawan datang ke Gorontalo. Dan tentu saja ini akan berdampak besar pada perputaran ekonomi masyarakat,” ujar Aryanto Husain, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo.

GKK 2025 Dimulai, Hadirkan Ragam Festival Selama Tiga Hari – Berita Gorontalo

Baca Juga: Menekraf Apresiasi Gorontalo Jadi Provinsi Pelopor Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya

Bukan sekadar hiburan, GKK 2025 juga diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi. Wamen Pariwisata Ni Luh Puspa mencatat, tahun 2024 lalu, Festival Karawo berhasil menghadirkan 31.000 wisatawan, dengan nilai transaksi ekonomi mencapai Rp325 juta.

Untuk tahun ini, targetnya jauh lebih ambisius: 50.000 pengunjung dan transaksi hingga Rp1 miliar. Hal ini diyakini mampu tercapai berkat kolaborasi lintas sektor yang semakin solid.

“Pariwisata dan event tidak bisa hanya dibebankan pada pemerintah. Semua pihak, baik pusat, daerah, swasta, hingga masyarakat harus bergotong-royong. Dan GKK ini adalah bukti nyata kolaborasi tersebut,” tegas Ni Luh Puspa.

Sinergi Pemerintah dan Bank Indonesia

Salah satu hal menarik pada GKK tahun ini adalah sinergi erat antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo. Dukungan lembaga keuangan negara ini dinilai sangat penting, terutama dalam memperkuat fondasi ekonomi kreatif berbasis budaya.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, kolaborasi ini mampu menghadirkan event yang meriah, profesional, dan berdampak langsung pada masyarakat.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.