Sofian Ibrahim Tekankan Persatuan dan Kesatuan di Tengah Dinamika Kehidupan Berbangsa
Ruang Gorontalo– Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim, menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal itu disampaikannya saat membuka Regional Meeting Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Se-Indonesia Timur yang digelar di Gedung Indoor David Bobihoe Akib, Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO).
Dalam sambutan yang mewakili Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, Sofian mengingatkan bahwa perbedaan pendapat dan pandangan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan berdemokrasi. Namun, ia menekankan bahwa perbedaan tersebut seharusnya tidak menimbulkan perpecahan.
“Beda pendapat dan pandangan adalah sesuatu yang wajar apalagi dalam menyampaikan aspirasi. Namun ketegangan yang berujung pada kericuhan sebaiknya tidak terjadi, karena persatuan, kedamaian, dan kerukunan adalah modal utama pembangunan bangsa,” ujar Sofian.
Teknologi: Antara Peluang dan Tantangan
Lebih lanjut, Sofian menyoroti perkembangan teknologi yang kian pesat. Menurutnya, kecanggihan teknologi digital harus dikelola dengan arif dan bijaksana agar dapat memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa media massa dan media sosial memiliki peran besar dalam membentuk opini publik. Oleh karena itu, platform tersebut sebaiknya menjadi ruang penyebaran nilai-nilai kebaikan, bukan alat untuk menebar kebencian.
Masjid sebagai Pusat Literasi Digital dan Edukasi Umat

Baca Juga: Idah Syahidah Menjaga Kebersihan Kota Tanggung Jawab Bersama
Dalam kesempatan itu, Sofian juga mengajak para pengurus masjid, tokoh agama, serta generasi muda untuk berperan sebagai agen literasi digital. Ia menekankan pentingnya menyampaikan informasi yang benar serta mengedepankan prinsip tabayyun atau klarifikasi sebelum menyebarkan sebuah informasi.
“Mari kita jadikan masjid sebagai pusat edukasi dan pembinaan umat. Masjid tidak hanya mengajarkan ibadah, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya tabayyun, klarifikasi, dan etika bermedia sosial,” tegas Sofian.
Ia menambahkan, pemerintah daerah siap membuka ruang sinergi dan mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang sejalan dengan misi pembangunan masyarakat di Gorontalo.
Menyatukan Spirit Keagamaan dan Kebangsaan
Regional Meeting LPCRPM Se-Indonesia Timur ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat. Melalui forum tersebut, nilai-nilai persatuan, kebersamaan, dan toleransi diharapkan semakin mengakar dalam kehidupan berbangsa.
Sofian menutup sambutannya dengan harapan agar seluruh elemen masyarakat tetap solid dalam menjaga keutuhan bangsa, menjunjung tinggi nilai toleransi, serta memanfaatkan kemajuan teknologi untuk kemaslahatan bersama.






